Ketika Putin Tuduh Ukraina Ingin Pecah Belah Negaranya Sebagaimana Yugoslavia atau Suriah

Presiden Rusia Vladimir Putin menuduh Ukraina ingin memecah belah negaranya sehingga senasib dengan Yusgislavia atau Suriah.

Tuduhan Putin tersebut terkait dengan pembentukan Koalisi Pasukan  Internasional anti Rusia oleh Ukraina untuk membela Kyiv dari penjajahan Moskow.

Menurut Putin pasukan ini adalah kelompok teroris internasional untuk meruntuhkan negaranya.

Sebagaimana diketahui, Rusia merupakan sebuah federasi negara-negara kecil yang di dalamnya terdapat negara bagian yang penduduknya Buddha, Islam, Kristen bahkan negara bagian yang dikhususkan untuk Yahudi.

Beberapa wilayah ini pada dahulunya ada yang ditaklukkan melalui perang ada juga yang merupakan koalisi untuk menaklukkan wilayah lainnya.


Sebelumnya, Putin pernah menolak dorongan politisi Rusia untuk mendeklarasikan perang kepada negara-negara bagian Islam seperti Chechnya yang dinilai terlalu dimanjakan oleh Putin.

Menurut Putin, Rusia merupakan negara besar yang sejak awal berdirinya memang membesar dengan eksitensi umat Islam khususnya Tatarstan dan lainnya yang dulunya merupakan negara Islam eks wilayah Horde Keemasan Mongol.

Konstalasi politik regional saat itulah yang belakangan menjadikan Rusia lama-lama menjadi besar termasuk mengabsorbsi negara-negara eks Mongol yang dulunya lebih luas dan besar.

Putin dalam berbagai kesempatan juga membela politik sektarian di Uni Eropa yang selalu menghina Nabi Muhammad SAW. Bahkan hanya di Rusia capres Islam bisa naik melawan Putin. Di AS dan beberapa negara Eropa capres Muslim masih menjadi khayalan.
Share on Google Plus

About Admin

Berita Dekho (www.beritadekho.com) merupakan media nasional yang pada awalnya didirikan untuk mempromosikan potensi alumni Indonesia yang pernah kuliah dan menimba ilmu di India dan negara-negara Asia Selatan. Lihat info selanjutnya di sini

0 comments:

Post a Comment

loading...