Media Suriah Curiga dengan Kesepakatan Damai Pemerintahan SDC/SDF dan ISIS

Berbagai media Suriah mulai curiga dengan kesepakatan damai antara pemerintahan SDC/SDF/AANES Suriah dengan kelompok ISIS untuk menghentikan kisruh di penjara Gweiran, Hasakah.

Kesepakatan seperti ini pernah terjadi di berbagai tempat dan berakibat pada pergeseran keseimbangan politik kawasan.

Penjanjian damai pertama yang cukup bergema di media adalah kesepakatan damai antara Tentara Lebanon dengan ISIS saat terjadi tembak menembak sengit antar keduanya.

Hasilnya, ISIS tidak lagi menggunakan Lebanon sebagai basis dan beberapa tawanan ISIS dilepaskan untuk memasuki Suriah.

Akibatnya ISIS menjadi lebih kuat di berbagai kantong di wilayah Suriah saat itu dan melemahkan oposisi atau FSA.

Hal yang sama juga pernah terjadi antara rejim Bashar Al Assad yang berakibat hengkangnya ISIS yang terkepung ke wilayah oposisi sehingga terjadi bentrok yang berkepanjangan dengan FSA.

SDF sendiri bukan hal baru melakukan perjanjian damai dengan ISIS. 

Saat Raqqa ingin direbut, SDF yang didukung AS dan koalisi berhasil menyuap beberapa pentolan ISIS untuk mengatur rencana menyerahan Raqqa kepada SDF sebelum dikuasai rejim dan koalisinya Iran dan Rusia.

Anggota yang kurang penting dan tidak berpengaruh diungsikan ke Deir Ezzor yang saat itu masih dalam kekuasan ISIS.

Deir Ezzor kembali dapat dikuasai oleh SDF dengan tawaran yang tidak bisa ditolak oleh pengambil kebijakan di ISIS.

Hingga akhirnya para anggota ISIS yang ikut-ikutan dan tidak mengerti dengan geopolitik dan skenario AS di belakang layar terjepit di Abu Kamal dan Baghouz untuk dihajar habis-habisan oleh kekuatan SDF yang lebih banyak dan bersenjata lebih canggih.

Dalam skenario di penjara Hasakah ini, media Suriah curiga terjadi persekongkolan antara SDF dan ISIS dalam sebuah kesepakatan yang bisa saja berdampak ke kelompok lainnya.

Walau begitu, media mainstream barat memberitakan bahwa tahanan ISIS sudah menyerah dan situasi berada dalam kontrol SDF. Padahal di baliknya ratusan tahanan telah diijinkan untuk kembali ke kelompoknya dengan deal tertentu dengan SDF yang didukung AS dkk.

Share on Google Plus

About Admin2

Berita Dekho (www.beritadekho.com) merupakan media nasional yang pada awalnya didirikan untuk mempromosikan potensi alumni Indonesia yang pernah kuliah dan menimba ilmu di India dan negara-negara Asia Selatan. Lihat info selanjutnya di sini

0 comments:

Post a Comment

loading...