Taliban Berkuasa di Afghanistan, CRIP Lebih Diuntungkan dari QUAD?

Negara-negara CRIP atau China/Tiongkok, Rusia, Iran dan Pakistan dinilai oleh berbagai pihak lebih diuntungkan oleh naiknya Taliban ke kekuasaan di Afghanistan.

Istilah CRIP muncul beberapa saat yang lalu sebagai tandingan dari kebijakan AS mendirikan Quad yang terdiri dari AS, India, Jepang dan Australia.

Istilah yang sama PRIC juga bernah muncul untuk menyaingi BRIC di mana Brazil digantikan Pakistan dan India diganti Iran.

Meski QUAD berdiri secara formal, CRIP dianggap sebagai aliansi de facto karena kecocokan kebijakan keempatnya hanya pada kecocokan yang terjadi secara insidental, seperti di Afghanistan sekarang.

Maka tak heran lembaga QUAD dirasa kurang dapat mengkounter posisi CRIP sehingga agenda Afghanistan menjadi fokus pertemuan G7 yang lebih besar.

Ada dugaan baik G7 maupun CRIP akan mensinergikan langkah bersama terkait pemerintahan Taliban di Afghanistan.

Misalnya, Pakistan belum akan mengakui legitimasi pemerintaha Taliban jika negara-negara CRIP lainnya belum melakukannya.

Sebaliknya, Pakistan akan mengakui pemerintahan Taliban jika salah satu negara CRIP akan melakukannya. (Baca selanjutnya)

Tendensi yang sama juga dilakukan negara-negara G7 yang akan melakukan kebijakan tertentu secara bersama.

Sementara itu, India dilaporkan oleh berbagai pihak telah melakukan langkah mendukung milisi anti Taliban di Panjshir meski Taliban menjelaskan pihaknya akan terus mendukung kepentingan bisnis India di Afghanistan.

Langkah India ini selaras dengan Perancis yang sudah mengirimkan agen intelijennya ke lembah Panjshir.



Share on Google Plus

About Admin

Berita Dekho (www.beritadekho.com) merupakan media nasional yang pada awalnya didirikan untuk mempromosikan potensi alumni Indonesia yang pernah kuliah dan menimba ilmu di India dan negara-negara Asia Selatan. Lihat info selanjutnya di sini

0 comments:

Post a Comment

loading...