Drone Bell V-247 Vigilant Bisa Terbang Vertikal

ilustrasi
BeritaDEKHOIndustri pertahanan Amerika Serikat Bell Helicopter mempublikasikan rancangan produk terbaru mereka, unmanned aerial vehicle (UAV) V-247 Vigilant tilt-rotor, pada September 2016. UAV atau drone Bell V-247 Vigilant dikembangkan olehTextron, anak perusahaan Bell Helicopter untuk memenuhi kebutuhan masa depan Angkatan Laut Amerika Serikat. Diperkirakan Textron akan mulai memproduksi V-247 Vigilant, pada 2023. Defence.Ru

Bell V-247 Vigilant tilt-rotor dapat ditempatkan di Landing Helicopter Dock (LHD) atau kapal induk helikopter. Tilt-rotor merupakan gabungan helikopter dan pesawat sayap tetap. Pesawat lepas landas vertikal dengan posisi baling-baling seperti helikopter dan ketika terbang posisi baling-baling akan berubah seperti pesawat sayap tetap. Tilt-rotor terbang lebih cepat lebih jauh dibanding helikopter. Textron Inc

Bell V-247 Vigilant dapat membawa berbagai persenjataan, seperti rudal udara ke permukaan Hellfire, torpedo Mk-50, atau Joint Air-to-Ground Missile (JAGM).V-247 Vigilant juga dapat membawa sistem pentargetan optik elektro, modul deteksi cahaya dan jarak, sonar buoys, dan modul radar permukaan 360. Tilt-rotor ini dapat dimodifikasi dengan mudah sesuai dengan misi yang akan dilakukan. verticalmag.com

Bell V-247 Vigilant dirancang untuk melakukan misi komando, kontrol, komunikasi, komputer, mata-mata, pengawasan, dan pengintaian. V-2-47 juga dapat menjadi pendamping V-22 / V-280 pesawat tilt-rotor, Vigilant mampu menjalankan perang elektronik, sebagai pesawat peringatan dini atau airborne early warning (AEW), memberi tembakan pendukung, dan tactical resupply.naval-technologi.

Drone Bell V-247 menggunakan satu mesin bertenaga 4.410kW untuk memutar dua baling-balingnya. Drone ini memiliki kecepatan jelajah 250 knots atau 463 km/jam, kecepatan endurances 180 knots atau 333 km/jam, dan kecepatan maksimum 300knots atau 555 km/jam. V-247 dapat terbang hingga ketinggian maksimum 25.000 kaki atau 7.620 m, jangkauan terbang sejauh 450 mil laut atau 833 km, dan lama terbang maksimum 11 jam, saat membawa muatan 600lb (272 kg). verticalmag.com

Desain Bell V-247 merupakan integrasi struktur sayap tetap, bentuk ekor "V" dan tiga roda pendarat yang dapat ditarik. Pesawat tilt-rotor ini memiliki rentang sayap 65 kaki (19,8 m) dan diameter rotor atau baling-baling 30 kaki (9,1 m). Berat kosong Vigilant 7.257 kg dan berat kotor maksimum pesawat 13.380 kg. Drone ini mampu membawa beban 5.896 kg, termasuk bahan bakar, persenjataan, dan sensor.

Nb. Yuk gabung IICH dan IMECH 
Share on Google Plus

About peace

Berita Dekho (www.beritadekho.com) merupakan media nasional yang pada awalnya didirikan untuk mempromosikan potensi alumni Indonesia yang pernah kuliah dan menimba ilmu di India dan negara-negara Asia Selatan. Lihat info selanjutnya di sini

0 comments:

Post a Comment

loading...