Ketika Konflik Suriah Berubah Seperti Kompetisi Parpol

BeritaDEKHO - Sejak konflik berdarah Suriah bermula dari Revolusi Musim Semi Arab, banyak warga tewas.

Belakangan, konflik bersenjata yang multi pihak ini berubah seperti kompetisi partai politik.

Sebut misalnya, rejim Suriah bekerja sama dengan milisi Kurdi (YPG/SDF) melawan pasukan oposisi (FSA) yang didukung Turki di Afrin. (baca)

Tapi di lain pihak, pasukan SDF yang didukung AS, menggempur posisi pasukan Suriah yang didukung Rusia dan Iran di daerah lain, khususnya di Deir ez-Zor. (baca)

Begitu juga saat Turki membantu milisi Kurdi YPG dengan membolehkan bantuan pasukan dari Irak melintas menuju Kobane. Saat itu Kobane dikuasai kelompok teroris ISIS. (baca)

AS juga merupakan pemasok senjata ke kelompok FSA sekaligus ke SDF, dua kelompok yang saling berlawanan.

Turki, Rusia dan Iran dilaporkan sering mempunyai kepentingan yang berlawanan di Suriah dengan AS.

Peta politik ini sangat membingungkan semua pihak, karena mirip dengan kompetisi parpol pada umumnya.

Di Indonesia misalnya, PKB berkoalisi dengan PDIP di Jawa Timur, tapi berlawanan di Jawa Tengah. PKS misalnya merupakan anggota koalisi Joko Widodo, bersama PDIP, ketika maju sebagai calon Walikota di Solo, tapi berseberangan di Pilpres 2014. 

Dan, masih banyak contoh lainnya. (adm)

Nb. Yuk gabung IICH dan IMECH 
Share on Google Plus

About Admin2

Berita Dekho (www.beritadekho.com) merupakan media nasional yang pada awalnya didirikan untuk mempromosikan potensi alumni Indonesia yang pernah kuliah dan menimba ilmu di India dan negara-negara Asia Selatan. Lihat info selanjutnya di sini

0 comments:

Post a comment

loading...