ASEAN Dijepit India dan Tiongkok

BeritaDEKHO - Bulan Agustus ini, Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) merayakan hari jadinya yang ke-50. Setengah abad berlalu, ASEAN dianggap sukses secara keseluruhan, namun untuk masa depannya sedikit meragukan. Mengutip dari Nikkei Asian Review, Sabtu (12/8/2017), ASEAN di masa depan terjepit antara Tiongkok dan India, dimana ASEAN dapat terbebani secara ekonomi oleh kedua raksasa Asia tersebut.

Konsultan internasional PricewaterhouseCoopers (PwC) menilai, produk domestik bruto pada daya beli lima negara besar ASEAN: Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam akan mencapai USD22,6 triliun pada tahun 2050. Ini 3,5 kali lebih banyak dari tahun 2016 sebesar USD6,5 triliun.

Namun angka tahun 2050 itu jauh di bawah Tiongkok dan India, yang masing-masing diperkirakan mencapai USD58,5 triliun dan USD44,1 triliun.

Pada tahun 2050, PwC memproyeksikan Tiongkok akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar di dunia, dengan India berada di tempat kedua, dan Indonesia menempati peringkat empat. Hanya saja, ASEAN akan menghadapi kesenjangan pertumbuhan yang besar. Karena, penelitian mereka, Indonesia kemungkinan akan melampaui negara-negara lain di ASEAN.

Disparitas alias kesenjangan yang meningkat ini dapat membuat bayangan di atas keseimbangan kekuatan ASEAN di kawasan Asia.  (sumber/adm)

Nb. Yuk gabung IICH dan IMECH 
Share on Google Plus

About Admin2

Berita Dekho (www.beritadekho.com) merupakan media nasional yang pada awalnya didirikan untuk mempromosikan potensi alumni Indonesia yang pernah kuliah dan menimba ilmu di India dan negara-negara Asia Selatan. Lihat info selanjutnya di sini

0 comments:

Post a comment

loading...