Samsung akan Kalahkan Intel dan Jadi Pembuat Chip Terbesar di Dunia

BeritaDEKHO - Intel sudah dikenal sebagai pabrikan chip nomor satu di dunia untuk perangkat PC sejak 1993,saat merilis CPU Pentium pertamanya. Namun, dominasi Intel sebagai pemasok chip terbesar selama 24 tahun mungkin akan segera berakhir.

Jika tren terkini di industri ini berlanjut selama beberapa bulan ke depan, Samsung akan mengambil tahta dari Intel sebagai pembuat chip papan atas di dunia. Raksasa teknologi Korea Selatan harus berterima kasih kepada bagian memori untuk hal ini, karena terus naiknya harga dan permintaan chip memori yang kemudian mendorong penjualan Samsung naik.

Ini disebabkan karena konsumen Cina sehingga harga memori melejit dimana pengguna di Cina menuntut lebih banyak perangkat high-end, sehingga menciptakan lebih banyak permintaan akan komponen memori yang digunakan oleh OEM untuk memproduksinya. Samsung memastikan untuk memanfaatkan permintaan yang meningkat melalui chip memori flash DRAM dan NAND-nya, yang harganya diperkirakan masing-masing naik 39% dan 25%.

Perusahaan riset AS IC Insights Bill McClean kepada Korea Herald mengatakan: "Jika harga pasar memori terus berlanjut atau meningkat hingga kuartal kedua dan saldo tahun ini, Samsung dapat mengisi posisi teratas dan menggantikan Intel, yang telah menduduki peringkat 1 sejak 1993,”.

McClean memperkirakan bahwa penjualan chip Intel untuk kuartal saat ini akan mencapai 14,4 miliar dolar AS, sementara Samsung akan naik menjadi  14,6 miliar dolar AS untuk periode yang sama. Itu akan menjadi peningkatan 4,1% tahun ke tahun untuk Samsung.

"Jika tercapai, ini akan menandai pencapaian tonggak sejarah bukan hanya untuk Samsung, khususnya, tapi untuk semua produsen semikonduktor lainnya yang telah bertahun-tahun mencoba menggantikan Intel sebagai pemasok terbesar di dunia," tambah McClean.

IC Insights juga mengatakan bahwa jika harga memori tidak turun di paruh kedua tahun 2017, Samsung mungkin juga mengalahkan Intel dalam penjualan selama setahun penuh. Saat ini, kedua perusahaan tersebut diperkirakan akan menghasilkan sekitar $ 60 miliar penjualan semikonduktor pada 2017.

Perusahaan riset lain, Nomura Securities, juga mengomentari situasi saat ini, yang memprediksi pendapatan Samsung di Q2 2017 akan pecah rekor, berkat meningkatnya permintaan memori dan dirilisnya Galaxy S8 dan Galaxy S8 +.

"Permintaan global akan chip memori akan terus berlanjut untuk saat ini. Samsung diprediksi akan membukukan laba operasi 13,5 triliun won [12 miliar dolar AS] dan unit chipnya diperkirakan mencatat 7,4 triliun won [6,5 miliar dolar AS] dalam pendapatan usaha pada kuartal kedua, "kata Chung Chang-won, kepala riset Nomura Securities.  (sumber/adm)



Nb. Yuk gabung IICH dan IMECH 
Share on Google Plus

About peace

Berita Dekho (www.beritadekho.com) merupakan media nasional yang pada awalnya didirikan untuk mempromosikan potensi alumni Indonesia yang pernah kuliah dan menimba ilmu di India dan negara-negara Asia Selatan. Lihat info selanjutnya di sini

0 comments:

Post a Comment

loading...