Pembegal Ingin Bacok Polisi, Akibatnya..

BeritaDEKHO - Berusaha membacok polisi saat akan ditangkap, membuat tersangka inisial EPP alias ANG (19), dihadiahi timah panas di kaki kanan dan kirinya.

Tersangka yang hanya lulusan SMP ini, bersama RM (DPO) melakukan pembegalan di Jalan Basuki Rahmad tepatnya depan Hotel Aston Palembang dua hari lalu.

Dengan menggunakan senjata tajam jenis pedang samurai, korban yang sedang mengendarai sepeda motor langsung dikejar dan dihadang.

“Motor yang aku kendarai langsung dihadang ke motor korban, sedangkan RM turun dan langsung mengancam korban pakai pedang samurai. Korban yang ketakutan, lari dan motor korban langsung diambil,” ujarnya sambil meringis kesakitan saat diamankan di Mapolda Sumsel, Selasa (18-10-2016), dilaporkan tribratanews.com.

Warga Jalan Abi Hasan Palembang ini bersama temannya langsung kabur meninggalkan korban yang ketakutan dan lari menyelamatkan diri.

Motor Beat milik korban, dijual seharga Rp 1 juta. Dari penjualan tersebut, dirinya mendapat jatah Rp 300 ribu. Sedangkan RM mendapatkan jatah Rp 700 ribu karena perannya lebih besar ketimbang dirinya.

“Uangnya habis aku belikan baju baru karena ingin punya baju baru. Sisanya, uang aku belikan minuman keras” ujarnya.

Dir Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel TM Silitonga didampingi Kasubdit III Jatanras AKBP Hans Rahmatulloh menuturkan, tersangka ditangkap setelah mendapatkan laporan dari korban yang menjadi korban pembegalan yang dilakukan tersangka ANG dan RM di Jalan Basuki Rahmad.

“Anggota terpaksa melakukan tindakan tegas, karena saat akan ditangkap tersangka ini melawan dan mengancam anggota menggunakan senjata tajam. Sedangkan untuk satu pelaku, masih dalam pengejaran,” ujarnya. (adm)

Nb. Yuk gabung IICH dan IMECH 
Share on Google Plus

About Admin2

Berita Dekho (www.beritadekho.com) merupakan media nasional yang pada awalnya didirikan untuk mempromosikan potensi alumni Indonesia yang pernah kuliah dan menimba ilmu di India dan negara-negara Asia Selatan. Lihat info selanjutnya di sini

0 comments:

Post a comment

loading...