LGBT Incar Anak-anak, Indonesia Kecolongan?

BeritaDEKHO - Wakil ketua komisi VIII DPR Iskan Qolba Lubis, mendesak pemerintah lebih serius menumpas kejahatan seksual sesama jenis yang mengincar anak-anak di bawah umur.

Menurutnya, keterangan yang diperoleh Polisi, banyak anak-anak korban kejahatan seksual yang diungkap itu, merupakan peringatan bahwa kejahatan seksual saat ini memang perlu ditangani serius karena mengancam masa depan bangsa.

"Temuan ini harus dijadikan peringatan keras kepada kita semua, bahwa kejahatan seksual terhadap anak saat ini semakin marak, dan mengancam," kata Iskan dalam keterangan persnya yang diterima di Jakarta, Kamis (1/9/2016).

Iskan menambahkan berdasarkan data Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), diketahui bahwa kasus kekerasan seksual terhadap anak banyak yang terbengkalai atau proses hukumnya tidak berjalan.

"Berbagai hal menjadi penyebab banyak kasus kekerasan terhadap anak itu terhenti dalam proses hukum, salah satunya bukti yang tak cukup. Selain itu, kasus kekerasan seksual juga sulit terungkap karena keengganan saksi untuk hadir karena ancaman dari pelaku tindak pidana," katanya.

Iskan juga mengatakan bahwa pelaku harus dihukum berat, apalagi saat ini kejahatan seksual terhadap anak merupakan kejahatan luar biasa.

"Semua pihak harus memantau jalannya pengadilan, karena selama ini juga ada kecenderungan bahwa hukuman terhadap pelaku tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak terkadang ringan di pengadilan," katanya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini juga meminta kementerian sosial, KPAI dan Bareskrim Polri melakukan koordinasi, terutama penanganan terhadap korban.

Komisi VIII berharap anak-anak korban ini segera direhabilitasi kejiwaan agar terhindar dari penyimpangan seksual.

"Bagaimanapun juga aspek korban jangan dilupakan, mereka perlu direhabilitasi untuk mencegah tertular penyimpangan seksual di kemudian hari," katanya.  (TS)
Share on Google Plus

About Admin2

Berita Dekho (www.beritadekho.com) merupakan media nasional yang pada awalnya didirikan untuk mempromosikan potensi alumni Indonesia yang pernah kuliah dan menimba ilmu di India dan negara-negara Asia Selatan. Lihat info selanjutnya di sini

0 comments:

Post a comment

loading...