@LigaSantrinas: Pembaca @Kompascom Ledek Liga #SantriNUsantara karena Punya Ciri Khas

BeritaDEKHO - Ledek-meledek yang bernuansa SARA sering terjadi di media sosial.

Namun belakangan, mereka yang sering menghina dan menghujat di twitter, facebook dan youtube sudah sering kapok karena dilaporkan oleh pihak yang merasa dirugikan atau perwakilan yang merasa dirugikan.

Sebut misalnya warga Yogyakarta melakukan pelaporan ke pengadilan akibat ocehan seorang pendatang di daerah tersebut yang tidak puas dengan layanan SPBU.




Namun pengguna media sosial yang terdaftar dalam sebuah akun komentar media besar sering dibiarkan untuk melakukan tindak penghinaan yang layak untuk dilaporkan ke pihak kepolisian.

Sering pula terjadi, hanya komentar tertentu yang dihapus oleh admin web dan tidak komentar yang lain, apalagi sekarang hampir semua komentar dimoderasi dan menjadi tanggung jawab media tersebut.

Contoh yang terjadi belakangan adalah soal gegap gempita Liga Santri Nusantara (LSN) yang sedang bergulir. Liga yang menampung bakat-bakat olahraga santri ini mempunyai ciri khas yakni akan berhenti bila terjadi azan atau pertandingan diatur di jadwal yang tidak bertabrakan dengan waktu shalat.  

Salah satu komentar penghinaan yang lolos dari moderasi adalah yang diungkapkan akun putra pertama.

"hahaha aya aya wae bukannya makin majumalah makun aneh. ini Indonesia bukan araeub, junjung budaya nusantara bukan budaya gurun sono, orang arab sj ga gitu2 amat, kok kalian malah lbh araeub drpd org araeub," katanya.

Komentar yang lolos dari moderasi hampir semua bernada rasis dan tidak pro kepada program yang telah dibuatkan pemerintah untuk negara dan rakyatnya. (adm)
Share on Google Plus

About Admin2

Berita Dekho (www.beritadekho.com) merupakan media nasional yang pada awalnya didirikan untuk mempromosikan potensi alumni Indonesia yang pernah kuliah dan menimba ilmu di India dan negara-negara Asia Selatan. Lihat info selanjutnya di sini

0 comments:

Post a comment

loading...