Payung Hukum Pelaksanaan Asian Games 2018

BeritaDEKHO - Menpora Imam Nahrawi didampingi Sesmenpora Alfitra Salamm beserta jajaran Pejabat Eselon I dan II Kemenpora hari Selasa (15/12) malam melakukan Rapat Kerja (Raker) bersama dengan Komisi X DPR RI membahas tentang Pembahasan Realisasi APBN Tahun 2015 dan Persiapan serta Kesiapan Pelaksanaan APBN Tahun 2016 sampai dengan sub kegiatan di Ruang Sidang Komisi X DPR RI Gedung Nusantara I, Jakarta.

Raker ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ridwan Hisjam, Teuku Riefky Harsya dan Nuroji. Dalam sambutan Pimpinan, Komisi X DPR RI ingin mengetahui pula kesiapan pemerintah selain pokok bahasan pada malam ini yakni terkait kesiapan pelaksaan Asian Games 2018, PON Jawa Barat 2016 dan Jambore Nasional 2016. Selanjutnya Pimpinan Rapat mempersilakan Menpora memaparkan bahan rapatnya.

Menpora mengucapkan terimakasih atas undangan raker yang telah diterima dari Komisi X DPR RI. "Atas nama Kementerian Pemuda dan Olahraga kami sekali lagi mengucapkan terimakasih kepada Pimpinan dan Anggota Komisi X DPR RI yang telah memberikan perhatian yang besar terhadap program dan anggaran Kemenpora," kata Menpora yang mengenakan baju lengan panjang warna hijau toska ini.

Dikutip dari Kemenpora.go.id, beberapa masukan dan saran yang membangun dari Pimpinan dan Anggota Komisi X DPR RI menjadi bahan acuan Kemenpora ke depan. Dalam kesempatan ini Menpora menyampaikan struktur alokasi anggaran Kemenpora sesuai Pagu APBNP TA 2015 senilai Rp 3,034 triliun lebih, hingga pada 14 Desember 2015 realisasi anggaran senilai Rp 1,975 triliun setara dengan serapan anggaran 69,29 %.

"Terimakasih masukan dan saran terkait tertib tata kelola, terkait wisma atlet yang masih dalam tahap pembahasan apabila nanti akan di bangun, pasca Asian Games nantinya akan kita berikan kepada masyarakat," ucap Menpora menanggapi beberapa pertanyaan dari Anggota Komisi X DPR RI.

Raker yang dibuka pada pukul 20.15 dan ditutup pada pukul 22.40 malam ini dihadiri 27 orang dari 54 Anggota Komisi X DPR RI menyimpulkan beberapa keputusan yakni Komisi X DPR RI mengingatkan hasil Raker pada 3 September 2015 target realisasi APBN 2015 sampai akhir tahun sekurang-kurangnya 85% hingga 90%, terhadap persiapan dan kesiapan PON 2016 di Jawa Barat DPR RI mendesak Kemenpora melaporkan secara lengkap kepada Komisi X DPR RI pada masa sidang III tahun sidang 2015-2016 (Januari 2016).

Dalam sesi lain-lain dalam Raker ini dapat disimpulkan bahwa pengalaman selama ini sulit dalam pencairan anggaran maka terkait persiapan pelaksanaan Asian Games 2018 Komisi X DPR RI mendorong pemerintah mengambil langkah percepatan pelaksanaan dan penyederhanaan birokrasi serta menyediakan payung hukum yang jelas. Terkait dualisme KNPI, Menpora mengakui kepengurusan hasil Kongres KNPI di Papua, sementara dengan terbitnya dua SK Menkumham, Menpora akan segera mengklarifikasi. (red2)
Share on Google Plus

About red 2

Berita Dekho (www.beritadekho.com) merupakan media nasional yang pada awalnya didirikan untuk mempromosikan potensi alumni Indonesia yang pernah kuliah dan menimba ilmu di India dan negara-negara Asia Selatan. Lihat info selanjutnya di sini

0 comments:

Post a Comment

loading...