IMF Apresiasi Kebijakan Ekonomi Pemerintah

BeritaDEKHO - International Monetary Fund/Dana Moneter Internasional (IMF) mengapresiasi langkah-langkah kebijakan ekonomi yang pemerintah lakukan dalam beberapa tahun terakhir. Kebijakan ini dianggap sebagai langkah pengelolaan fiskal yang prudent, salah satunya dilihat dari reformasi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan pemerintah pada tahun ini.

“Hal ini telah berkontribusi pada stabilitas makroekonomi dan mendukung pertumbuhan. Efeknya Indonesia bisa dengan aman berlayar dalam kondisi eksternal yang sulit di 2015,” kata Luis E. Breuer, yang memimpin kunjungan Tim IMF ke Jakarta, seperti dilansir dari siaran pers IMF.

Strategi fiskal melalui pengurangan subsidi ini dianggap mampu menciptakan ruang fiskal sehingga dapat digunakan untuk belanja infrastruktur dan program sosial, yang dapat menyasar lebih banyak masyarakat yang rentan terdampak. “Otoritas terkait telah mengawali kesuksesan saat pengurangan subsidi BBM dan perluasan transfer tunai bersyarat serta pada investasi sektor publik,” tambahnya.

Menurutnya, secara keseluruhan, kinerja ekonomi makro pada tahun 2015 telah memuaskan. Pertumbuhan ekonomi stabil dan diproyeksikan mencapai 4,7 persen tahun ini. Sementera itu tahun depan, sebuah akselerasi moderat di kisaran 5 persen dapat dicapai. Hal ini dapat dicapai dari kegiatan investasi yang akan memimpin pemulihan, khususnya di belanja sektor publik.

Sebagai informasi, awal bulan Desember 2015, Tim IMF mengunjungi Jakarta dari 03-17 Desember 2015, untuk bertukar pandangan dengan para pejabat di pemerintah, Bank Indonesia, dan lembaga publik lainnya serta perusahaan-perusahaan, terkait perkembangan ekonomi terkini di Indonesia dan outlook jangka pendek-menengah. (red2)
Share on Google Plus

About red 2

Berita Dekho (www.beritadekho.com) merupakan media nasional yang pada awalnya didirikan untuk mempromosikan potensi alumni Indonesia yang pernah kuliah dan menimba ilmu di India dan negara-negara Asia Selatan. Lihat info selanjutnya di sini

0 comments:

Post a Comment

loading...