Legislator Minta Pemerintah Jelaskan Alasan Pencopotan Buwas

Benny K Harman
BeritaDEKHO - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Benny K Harman meminta pemerintah khususnya Presiden Joko Widodo menjelaskan alasan pencopotan Komjen Pol Budi Waseso sebagai Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri.

"Pemerintah yaitu Presiden harus memberikan penjelasan secara transparan kepada publik apa yang menjadi alasan utama pencopotan Pak Budi Waseso," katanya di Gedung Nusantara II, Jakarta, Senin.

Dia menjelaskan tidak adanya penjelasan itu tentu membuat masyarakat memiliki persepsi yang sangat subjektif.

Benny mengatakan dalam rangka menciptakan politik yang lebih kondusif maka pemerintah perlu memberikan penjelasan kepada publik, apa alasan pencopotan Buwas tersebut.

"Apakah alasan pencopotan Buwas itu untuk kepentingan penegakkan hukum atau karena kepentingan lain. Ini yang harus dilakukan pemerintah secepatnya," ujarnya.

Benny menilai wacana dibentuknya Panitia Khusus Pelindo II, merupakan hak anggota DPR namun Komisi III berhak menanyakan alasan pencopotan itu kepada
pemerintah.

Dia menegaskan Komisi III DPR RI mendukunbg langkah pemerintah selama sesuai dengan kepentingan penegakkan hukum dan keadilan masyarakat luas.

"(Pembentukan pansus) tentu ada mekanisme, alasan dan tujuannya. Sampai saat ini kita belum pada tingkatan pembentukan pansus," katanya.

Komjen Pol. Anang Iskandar resmi menggantikan Budi Waseso sebagai Kabareskrim Mabes Polri. Anang menggantikan Kabareskrim sebelumnya Komjen Pol. Budi Waseso yang kini ditunjuk sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Senin (7/9) pagi, memimpin upacara serah terima jabatan dan pelantikan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol. Anang Iskandar.
"Pergantian ini merupakan siklus manajerial sumber daya manusia, dirancang secara terencana sesuai kebutuhan," kata Kapolri.

Pergantian jabatan di jajaran Polri tersebut tertuang dalam surat telegram bernomor: ST/1847/IX/2015 tentang mutasi jabatan para perwira tinggi Polri.

Dalam surat itu tertulis Komjen Pol. Drs Budi Waseso NRP 60020780 Kabareskrim Polri dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri (penugasan sebagai Kepala BNN).

Sedangkan Komjen Pol. Drs Anang Iskandar NRP 58050953 Pati Yanma Polri (Penugasan sebagai Kepala BNN) diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabareskrim Polri. (ant)
Share on Google Plus

About red 2

Berita Dekho (www.beritadekho.com) merupakan media nasional yang pada awalnya didirikan untuk mempromosikan potensi alumni Indonesia yang pernah kuliah dan menimba ilmu di India dan negara-negara Asia Selatan. Lihat info selanjutnya di sini

0 comments:

Post a Comment

loading...