Demokrat: SBY Ingin Pemerintah Tidak Gampangkan Masalah

BeritaDEKHO - Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin mengatakan kritik Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyona bertujuan untuk mengingatkan agar pemerintah tidak menggampangkan sebuah masalah.

"Pernyataan SBY ingin mengingatkan agar pemerintah menyikapi sesuatu masalah yang serius dengan sikap yang serius," katanya di Cipanas, Jumat.

Dia mengatakan apabila suatu masalah disikapi dengan serius maka seluruh daya upaya dapat menghasilkan sesuatu yang terbaik.

Menurut dia, apabila segala sesuatu dilakukan terbaik dan komprehensif maka retorika tidak akan terjadi.

"Retorika dekat dengan gaya menggampangkan masalah dan itu harus dihindari. Karena retorika berkonotasi tidak positif," ujarnya.

Menurut dia, retorika selalu ada disaat sukses maupun gagal, namun harus pandai mengukur bahwa kecerdasan publik saat ini tinggi dan publikasi pemberitaannya sangat cepat.

Dia menilai lebih baik pers "menertawakan" kinerja pemerintahan, asalkan bukan rakyat yang "menertawakannya".

"Misalnya rakyat berpendapat A namun kita memberi penafsiran B, tentu rakyat heran," katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono meminta pemerintahan Joko Widodo untuk berhenti beretorika dan memberikan janji-janji baru kepada rakyat Indonesia dalam menghadapi ancaman krisis ekonomi.

"Berhenti beretorika, hentikan mengumbar janji-janji baru kepada rakyat. Saat ini rakyat Indonesia lebih membutuhkan langkah-langkah konkret pemerintah untuk mengatasi ancaman krisis ekonomi yang dampaknya mulai dirasakan oleh rakyat," kata SBY di Cipanas, Jumat (28/8).

Hal itu dikatakan SBY saat memberikan arahan dalam pembukaan Rapat Pleno Pengurus Harian DPP PD di Hotel Yasmin, Cipanas, Jawa Barat, Jumat (28/8) malam. (ant)
Share on Google Plus

About red 2

Berita Dekho (www.beritadekho.com) merupakan media nasional yang pada awalnya didirikan untuk mempromosikan potensi alumni Indonesia yang pernah kuliah dan menimba ilmu di India dan negara-negara Asia Selatan. Lihat info selanjutnya di sini

0 comments:

Post a Comment

loading...